Teknologi Domus Revo – Cara Bangun Rumah Permanen Anti Gempa Tipe 29 Dalam 5 Hari

SERBA MURAH

Teknologi Domus Revo – Cara Bangun Rumah Permanen Anti Gempa Tipe 29 Dalam 5 Hari

Bangun rumah lebih  cepat dan kuat dengan DOMUS Revo

PT Tatalogam Lestari terus melakukan inovasi-inovasi baru. Yang terbaru, produsen genteng metal dan baja ringan menghadirkan Domus Revo yakni teknologi baru dalam membangun rumah. Domus Revo merupakan bangunan yang komponen-komponen penyusunnya telah dipersiapkan sebelumnya ataupun telah diproduksi di pabrik. Setiap komponen dikemas terpisah dan diberi label penjelasan secara detil tentang cara merakitnya.

Domus Revo memberikan kemudahan bagi konsumen dalam membangun rumahnya, semudah kita membeli furniture knockdown dan kemudian merakit sendiri di rumah. Konsumen bisa membangun sendiri, karena komponen-komponennya. Kelebihan teknologi Domus Revo ini di antaranya membangun rumah dengan proses yang sangat cepat, tidak membutuhkan banyak pekerja serta tidak ada bahan-bahan dalam membangun rumah yang terbuang.

Dengan kelebihan tersebut, Stephanus mengatakan biaya untuk membangun rumah bisa terpangkas. Tatalogam memberikan tipe pilihan rumah yang akan dibangun lewat teknologi Domus Revo ini.
Domus Revo ini merupakan pengembangan dari rumah Domus yang telah dikembangkan sebelumnya. Bedanya, membangun rumah dengan teknologi anyar ini jauh lebih cepat. Stephanus mengatakan, dalam satu hari kerangka rumah bisa dikerjakan hanya dalam satu hari.

Domus Revo dibanderol mulai Rp 2,2 juta per meter persegi (m²) tergantung finishing rumah. Harga itu sudah termasuk biaya pemasangan. “Jadi itu sudah harga terpasang,” ujar Stephanus.

PT Tatalogam Lestari, perusahaan genteng metal dan rangka baja ringan terbesar di Indonesia, menawarkan inovasi produk terbaru, yakni teknologi atau sistem pembangunan rumah yang cepat, kuat, indah dan tahan gempa yang dinamakan Domus. Teknologi Domus bisa diaplikasikan untuk bangunan rumah tinggal, pasar, ruko, pabrik, dan gudang.  Dengan komponen struktur dinding memakai kanal U dan rangka atap baja ringan, menjadikan Domus sebagai bangunan permanen yang kuat, indah, dan tahan gempa.

Teknologi Domus tidak hanya bisa diaplikasikan untuk bangunan permanen, tetapi juga sangat tepat diterapkan bagi hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana alam. “Untuk Huntara dengan teknologi Domus, material dinding yang awalnya memakai bata ringan tinggal diganti material lain yang tersedia dan sesuai kemampuan, misanya bilik bambu, panel gypsum, triplek, spandek, atau bahkan bisa memakai terpal,” ujar Stephanus Koeswandi, Vice President PT Tatalogam Lestari, Kamis.

“Belajar dari pembangunan rumah pasca gempa di Lombok bahwa masyarakat memerlukan waktu guna memulihkan trauma akibat gempa. Maka dibutuhkan huntara yang siap dialih fungsikan menjadi huntap dalam waktu singkat dan memiliki konsep berkelanjutan, sehingga tidak ada huntara yang mubazir dalam pembangunannya.” Oleh karena itu, ungkap Stephanus, perusahaan mencoba mengembangkan produk huntara dengan  memadukan smart technology dan efisiensi untuk menghasilkan huntara yang bisa  dikembangkan atau dilanjutkan menjadi hunian tetap.

Dia menjelaskan bahwa huntara Domus standar dengan luas bangunan 36 m2 bisa dibangun dalam  waktu 2 hari saja. Apabila masyarakat yang akan menempati bersedia, maka desain huntara pada lahan terbatas bisa dibuat menjadi bentuk kopel, yaitu rumah yang berpasangan (berhimpitan), satu atap terdiri dari lebih dari satu unit rumah.

Demikian semoga Bermanfaat

Salam Klub Bisnis UMKM

BERAGAM PILIHAN DESAIN RUMAH
CEK HARGA SEPATU SAFETY TERBARU
CEK HARGA PRODUK KULIT TERBARU
CEK HARGA SEPATU WANITA
CEK HARGA SEPATU DAN SANDAL ANAK TERBARU
CEK HARGA MASKER KAIN TERBARU
BERAGAM PILIHAN FASHION WANITA MUSLIM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *